Minggu, 24 Mei 2015

RACUN DALAM TUBUH

DETOKSIFIKASI RACUN DALAM TUBUH








PENTINGNYA DETOKSIFIKASI


Gangguan kesehatan sering diakibatkan oleh pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Keadaan seperti ini akan menyisakan kerak yang menempel pada dinding usus. Selama ini tidak dibersihkan, maka racun akan terus menumpuk dan akan merusak proses metabolisme tubuh. Hal ini membebani kerja organ-organ vital tubuh, seperti lambung, ginjal, liver bahkan jantung, sehingga menimbulkan beragam penyakit degeneratif (berbahaya).

Sebenarnya tubuh mempunyai kemampuan alami untuk melakukan detoksifikasi. Namun ini hal ini hanya dapat berlangsung dalam kondisi dan kadar racun tertentu saja. Jika racun yang masuk terlalu banyak, tubuh tak mampu untuk melawannya sehingga akhirnya mengalami gangguan kesehatan.


AKUMULASI RACUN DALAM TUBUH


 Penumpukan racun pada usus akan merusak sistem pencernaan serta menyebabkan infeksi usus. Akumulasi racun pada hati akan menyebabkan penyakit hati, hepatitis, kanker, pengerasan hati, kencing manis, darah tinggi, jantung koroner, stroke dan penuaan dini. Fungsi hati pun akan menurun, ditandai dengan mudah lelah, mual, kembung, asam urat naik, kolesterol tinggi, masuk angin,kram, mudah lapar, darah tinggi, pegal-pegal. Racun yang larut dan terakumulasi dalam otak dan kelenjar endokrin, dapat menimbulkan disfungsi otak dan gangguan hormon (kesuburan). Jika akumulasi terjadi pada ginjal, dapat terbentuk batu ginjal dan kerusakan ginjal yang selanjutnya akan menyerang pankreas. Pankreas yang terpapar racun dapat menyebabkan diabetes, haid tidak normal, gondok, bahkan berbagai penyakit kulit.
Oleh karena itu detoksifikasi sangat berguna baik bagi orang sehat maupun orang sakit



RACUN DALAM TUBUH         

A. Logam Berat

1. Pb (timbal)

Paparan Pb dalam tubuh dapat terjadi melalui polusi (air, udara, tanah), kosmetik, pewarna textile dan cat.

 Efek yang timbul adalah :

a. gangguang sistem syaraf, misalnya kesemutan, encephalopathy, ataxia, sakit   kepala/migrain, mudah lupa, kurang konsentrasi, menurunnya kecerdasan, penurunan IQ, pendarahan di otak

b. gangguan sistem reproduksi, misalnya keguguran, cacat kromosom, bahkan kematian janin

2. Hg (mercury)

Keracunan bahan ini bisa terjadi karena polusi (air dan tanah) contohnya : pemakaian fungisida alkil merkuri pada tumbuhan dan pada ikan yang mengkonsumsi tanaman, kosmetik. Gejala yang timbul akibat keracunan logam ini adalah : rasa cemas, gelisah, gagal ginjal, kerusakan saluaran pencernaan, gangguan kardiovaskuler, berkurangnya pendengaran, depresi, dermatitis, insomnia

3. Cd (cadmium)

Sumber kontaminasi zat ini sebagian besar dari makanan dan rokok. Gejala umum keracunan Cd adalah : sakit di dada, sesak napas, batuk-batuk, mual, muntah, diare, kram, anemia, kerusakan ginjal dan hati, pertumbuhan lambat (anak-anak), penciuman menurun

B. Obat-obatan

Saat kita merasa sakit,kita ingin cepat merasa sehat, maka kita cenderung lebih memakai obat-obat kimia (meskipun dalam pengawasan dokter) daripada memakai metode detoksifikasi maupun herbal. Padahal banyak efek samping yang sangat merugikan saat kita mengkonsumsi obat kimia, karena tubuh akan dipaksa untuk bekerja lebih diluar batas kemampuan. Sehingga saat bagian yang sakit sembuh maka akan ada gangguan pada organ yang lain.
Maka alangkah baiknya menjaga kesehatan dengan cara detoks daripada harus minum obat.

C. Teh dan Kopi
Dengan mengkonsumsi minuman ini, tubuh akan beradaptasi dengan cara memacu denyut jantung, sehingga pada saat capek, tubuh akan merasa segar kembali. Hal ini sangatlah tidak baik, karena pada saat capek seharusnya tubuh perlu beristirahat dan memperbaiki diri. Tapi tubuh malah dipaksa untuk terus bekerja tanpa penambahan nutrisi. Akhirnya, racun akan terakumulasi dalam tubuh. Jika semakin banyak racun yang terakumulasi dan tubuh terus dipacu, maka tubuh akan tergantung pada racun tersebut dan terjadilah kecanduan.

D. Karbon Monoksida (CO)

Gas CO adalah gas buang yang biasanya dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna, misalnya asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap rokok. Gas CO lebih mudah terserap dalam tubuh daripada oksigen. Zat ini akan meresap ke dalam aliran darah dan mengurangi kemampuan sel-sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh akan kekurangan oksigen. Hal ini ditandai dengan gejala sesak napas, muntah-muntah, pusing ,  dan pingsan.
Jika hal ini terjadi pada pembuluh darah, akan menghambat suplai oksigen, sehingga terjadi aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah) pada otak, jantung , paru-paru, kram.

 



EFEK DETOKSIFIKASI

Saat orang melakukan detoksifikasi, maka akan timbul berbagai efek (yang mungkin sedikit mengganggu) yang berlangsung sementara karena proses ini adalah netralisasi tubuh ke kondisi semula. Biasanya kondisi ini berlangsung sekitar 2-7 hari, tergantung kondisi tubuh seseorang.
Efek yang mungkin akan timbul saat orang melakukan detoks beberapa penyakit adalah sebagai berikut :

No
      GANGGUAN KESEHATAN

           EFEK DETOKSIFIKASI
    1
Alergi

Gatal,gatal,bengkak
    2
Anemia/Darah rendah

Jantung berdebar,kaki & badan terasa dingin
    3
Asma

Demam, sakit kerongkongan, batuk
    4
Bakteri/virus dalam tubuh

Demam, pembengkakan, susah tidur, tinja berwarna hitam, Demam, pembengkakan, susah tidur, tinja berwarna hitam, pendarahan
    5
Darah tinggi/gangguan sirkulasi darah

Demam, pusing, wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat
    6 
Diabetes

Keringat berbau, haus, kadar gula meningkat sesaat
    7
Ginjal

Sakit pinggang, kaki bengkak, susah buang air kecil
    8
Hati

Mudah mengantuk, lelah
    9
Wasir/Hemorrhoid/radang usus besar

Feses berlendir, feses berdarah, susah buang air besar, mencret
 10
Hidung/Polip/Sinusitis

Bersin-bersin, hidung gatal
 11
Jantung

Rasa sakit di dada, sakit pada punggung
 12
Kanker/tumor

Pendarahan, tinja berwarna hitam, pembengkakan, demam, susah tidur
 13
Kepala/Otak/Syaraf

Susah tidur, gelisah, mimpi buruk
 14
Kencing batu

Air seni berdarah, saat kencing terasa sakit, pegal-pegal
 15
Kulit

Jerawat, kulit mengeras
 16
Lambung /pencernaan

Mual, muntah, sering buang air besar
 17
Limpa

Diare, gula darah naik, susah tidur, selera makan turun
 18
Mata

Mata gatal, keluar air mata, muncul kotoran pada mata
 19
Obesitas

Sering buang air besar, mual, muntah
 20
Pankreas

Selera makan turun, diare,susah tidur, gula darah naik
 21
Paru-paru

Batuk, demam, kedinginan, sakit kerongkongan
 22
Pembuluh darah

Pegal-pegal
 23
Persendian

Lelah, sakit pada persendian, susah tidur
 24
Rematik

Sakit persendian, susah tidur, lelah
 25
Radang Ginjal

Kejang-kejang



CARA MENINGKATKAN KEMAMPUAN DETOKS

1. Berpikir positif dan percaya pada Tuhan
Semua usaha manusia akan sia-sia jika kita percaya kepada Tuhan. Keajaiban adalah milikNya. Kita hanya bisa pasrah dan berpikir positif. Dengan berpikir positif terhindar dari stress dan akan didapatkan energi yang besar sekali untuk mengembalikan kesehatan tubuh kita pada kondisi semula.

2. Olahraga
Dengan berolahraga, meskipun ringan akan melancarkan peredaran darah dan mengeluarkan racun dalam tubuh melalui keringat.

3. Tidur
Waktu tidur yang teratur akan membantu memulihkan stamina tubuh. Lamanya tidur yang baik adalah 6-8 jam sehari

4. Memperhatikan kondisi makanan
Apa dan bagaimana cara kita makan sangat berpengaruh bagi kesehatan kita. Dari masalah kebersihan, cara mengolah dan kandungan kolesterol itu patut menjadi perhatian kita. Maka makanlah makanan yang terjamin kebersihannya,segar, tanpa banyak zat aditif, kaya serat dan rendah kolesterol

5. Minuman
Minumlah air putih minimal 2 lt perhari, itu akan sangat membantu proses detoks. Minum air hangat lebih baik daripada air dingin.

6. Suplemen
Makanan yang kita konsumsi dewasa ini sudah sangat berkurang kandungan nutrisinya. Maka perlu ditambahkan suplemen yang sangat berguna bagi metabolisme tubuh misalnya mineral dan vitamin. Selain itu bisa juga ditambahkan suplemen yang mengandung probiotik yang sangat bagus bagi  pencernaan.
Suplemen yang cocok untuk ini adalah FIFORLIFE, yang akan memperkuat proses detoks yang sangat baik untuk penyembuhan berbagai penyakit degeneratif maupun untuk sekedar menjaga kesehatan. 







Untuk hasil terbaik bisa ditambahkan TRACEMINERAL CMD yang bisa dilarutkan di semua makanan dan minuman yang kita konsumsi.



Produk-produk di atas bisa di dapat disini