Kamis, 04 September 2014

AZOSPERMIA




 GANGGUAN KESUBURAN PADA PRIA












Kehamilan dan memiliki keturunan adalah sangat didambakan semua keluarga di dunia. Bahkan orang mau berusaha dengan sangat keras untuk bisa mendapatkan keturunan. Sangat banyak waktu dan dana yang akan dipertaruhkan untuk usaha memiliki keturunan.

Memang benar, bahwa anak adalah berkat dan titipan Tuhan yang sangat berharga. Kita hanya bisa berdoa,berharap dan berusaha untuk mendapatkannya.

Kehamilan bisa terjadi karena adanya pembuahan sperma pada  sel telur di dalam rahim seorang wanita. Jika kualitas sperma dan sel telur baik (subur), maka kehamilan kemungkinan besar akan terjadi. Jadi bisa dikatakan sel spermatozoa (pembentuk sperma) adalah penentu kesuburan pria, karena jika terjadi gangguan sperma maka pembuahan kecil kemungkinan dapat terjadi.
Dan jika ini terjadi terus menerus maka bisa dikatakan seorang pria dalam keadaan mandul, tidak akan memiliki keturunan.

Beberapa gangguan kesuburan yang sering terjadi dan dialami pria adalah sebagai berikut :

Teratospermia,

yaitu kurangnya sel sperma normal dibanding banyaknya sel-sel sperma tidak normal yang diproduksi oleh hormon testosterone. Jumlah sel sperma yang baik hanya berkisar 10%-30%, dan sisanya merupakan sel yang tidak normal baik bentuk maupun berat jenisnya..

Hal ini bisa disebabkan oleh kelainan hormonal,trauma pada testis, infeksi dan tumor juga turut mempengaruhi morfologi sperma, tetapi beberapa penyakit seperti celiac dan Crohn juga disebut-sebut berhubungan dengan kondisi ini.

Hal ini juga bisa disebabkan kondisi tubuh pasien yang tidak dalam kondisi fit, anemia, atau capek.

Asthenospermia,

Dalam kondisi nomal, sel sperma dengan kualitas baik, akan mampu untuk melaju dengan cepat menuju ovarium untuk membuahi sel telur, sehingga akan terjadi pembuahan dan kehamilan. Tetapi jika terjadi suatu gangguan ,
sel sperma pada saat ejakulasi tidak bisa  melaju dengan cepat melalui lapisan mukosa rahim menuju ovarium untuk membuahi sel telur (mobilitas/pergerakan sperma lemah/rendah).

Jika dari jutaan sel sperma yang diejakulasikan ternyata banyak yang memiliki kondisi seperti ini, maka kasus ini disebut sebagai Athenospermia.
                                                                                                            
Hal ini bisa disebabkan penderita sudah mengalami Teratospermia lebih dulu.  Bisa juga karena istri mengalami keputihan yang menghambat pergerakan spermabih dulu menuju ovarium.


Oligospermia

Suatu kondisi dimana jumlah sel sperma yang diejakulasikan  sangat sedikit atau kurang dari kadar normal dalam air mani disebut menderita Oligospermia. Dalam setiap 1 ml air mani seharusnya terdapat 20 juta sperma.

Hal ini biasanya berkaitan dengan kesehatan, lingkungan, gaya hidup dan makanan. Orang yang bekerja pada industry nuklir atau terpapar logam berat akan cenderung mudah mengalami hal ini. Demikian juga untuk yang mengkonsumsi makanan beralkohol, berpengawet dan kolesterol tinggi.
Selain itu merokok dan stress juga ikut memberikan kontribusi pada seseoang untuk menderita oligospermia.

Azoospermia

Gangguan ini terjadi bila tidak ditemukan adanya sel sperma dalam air mani pada saat ejakulasi. Hal ini bisa  terjadi akibat adanya penyumbatan di vas deferens (saluran sperma) sehingga sperma tidak bisa keluar dan bercampur dengan cairan air mani. Atau karena adanya gangguan pada testis sehingga  testis gagal memproduksi sperma.
Azoospermia juga dapat disebabkan oleh adanya gangguan yang bersifat genetik seperti sindrom Klinefelter, kondisi ini bisa di uji menggunakan alat ultrasonograph.


Pengobatan
Karena tidak ada benih yang dikeluarkan saat berejakulasi maka penderita  Azoospermia tidak bisa menghamili wanita. Tetapi kondisi tersebut tidak selalu berarti mandul, terutama jika testis penderita masih bisa memproduksi sperma. Kecuali jika organ reproduksi tersebut telah rusak maka mustahil terjadi pembuahan.


Jika terjadi penyumbatan, tindakan yang bisa diambil adalah operasi untuk membersihkan sumbatan tersebut.

Terapinya bisa dipakai Tracemineral CMD, REXATIVA, ECM.
Jika mengalami stress dan berbeban pekerjaan berat, bisa ditambahkan FMB.


Pemesanan bisa dilakukan disini